Bandar Togel Online — Berdasarkan laporan terbaru, seluruh akses jalan di lokasi terdampak bencana telah berhasil dibuka dan dapat dilalui kembali. Pencapaian ini merupakan buah dari kerja keras dan sinergi seluruh pihak, mulai dari aparat pemerintah daerah Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), unsur TNI yang mengerahkan 85 prajurit, Polri dengan 300 personel, serta dukungan aktif masyarakat dan relawan.
“Berkat semangat gotong royong yang tak kenal lelah, tidak ada lagi titik yang terisolasi. Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang terlibat,” ujar Chintya dalam sebuah konferensi video.
Kondisi Korban dan Kerusakan Fasilitas
Sementara akses transportasi mulai pulih, pemulihan korban dan infrastruktur masih terus berjalan. Data terakhir menunjukkan sebanyak 7 orang korban luka masih dirawat di rumah sakit setempat, 15 orang menjalani perawatan di puskesmas, dan 4 orang lainnya telah dirujuk ke rumah sakit di Manado untuk penanganan lebih lanjut.
Di sektor permukiman, dampak kerusakan cukup signifikan. Sebanyak 30 unit rumah dilaporkan hilang, 52 rumah mengalami kerusakan berat, dan 84 rumah lainnya rusak ringan. Kerusakan juga melanda sejumlah fasilitas publik, di antaranya dua gereja yang tertimbun material lumpur serta tiga bangunan sekolah yang mengalami kerusakan serupa.
Tantangan Distribusi Bantuan
Meski akses logistik telah terbuka, tantangan baru muncul di lapangan. Pendistribusian bantuan kepada para korban yang membutuhkan masih menemui kendala. “Saat ini kami mengalami hambatan dalam menyalurkan bantuan. Kami memohon dukungan personel TNI dan Polri untuk membantu proses distribusi, karena saat ini bantuan telah menumpuk di kantor kecamatan,” jelas Chintya.
Respons Cepat dari TNI dan Polri
Permintaan bantuan tersebut langsung mendapatkan respons positif dari pimpinan keamanan di daerah. Kapolda Sulawesi Utara dan Kasdam XIII/Merdeka segera menginstruksikan personel mereka yang berada di lapangan untuk bergerak membantu proses penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.
“Kami akan segera memerintahkan prajurit di lokasi untuk turut serta dalam mendistribusikan bantuan,” tegas Brigjen Yustinus, menegaskan komitmen dukungan penuh dari institusi yang dipimpinnya.
Langkah kolaboratif ini diharapkan dapat mempercepat penyaluran bantuan sehingga tepat sasaran dan segera meringankan beban para korban yang masih berada dalam proses pemulihan.